
Dengan semangat ketangguhan, adaptasi, dan kebersamaan, HIMAPENMAS Periode 2026 hadir membawa semangat baru melalui Kabinet Resiliensi. Nama “RESILIENSI” dipilih sebagai representasi organisasi yang mampu bertahan, beradaptasi, dan bangkit di tengah berbagai dinamika, tantangan, serta perubahan zaman.
Ketua Umum HIMAPENMAS Periode 2026, Muhammad Hasan Al-Wustha, mengungkapkan bahwa Kabinet Resiliensi hadir sebagai bentuk kepemimpinan yang tangguh, fleksibel, dan visioner. Tidak hanya mampu menghadapi tekanan, tetapi juga menjadikan setiap tantangan sebagai kekuatan baru dalam proses pengembangan organisasi.
Selaras dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum HIMAPENMAS Periode 2026, Regy Fauzi Albayan, turut menyampaikan harapannya: “Harapan kami untuk Kabinet Resiliensi, semoga langkah kita senantiasa tegak dalam badai, bangkit dalam setiap ujian, dan tak pernah larut dalam keterpurukan, melainkan terus tumbuh menjadi cahaya perubahan.”
Melalui semangat Resiliensi, diharapkan seluruh pengurus HIMAPENMAS 2026 dapat bersama-sama menciptakan organisasi yang progresif, adaptif, serta mampu memberikan kebermanfaatan bagi mahasiswa, organisasi, dan lingkungan sekitar.
Berikut filosofi logo Kabinet Resiliensi:

Naga : Melambangkan kekuatan mental, keberanian, serta daya juang yang tinggi. Naga mencerminkan karakter pemimpin yang tidak mudah goyah dan mampu menjaga arah perjuangan organisasi.
Garis Mengalir Dinamis: Menggambarkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi perubahan. Setiap alur menunjukkan proses bertumbuh tanpa kehilangan jati diri.
Cahaya pada mata dan aksen bintang: Melambangkan visi, harapan, dan arah masa depan. Cahaya menjadi simbol bahwa resiliensi bukan hanya bertahan, tetapi juga menerangi jalan menuju tujuan bersama.


Leave a Reply